sebenarnya, aku sudah tau lama.
bahwa, aku dibenci.
tapi,, aku gak pernah mengaharapkan hal itu.
ya ammpuun, siapa si yg mau di benci sama temen kalian sendiri? pastinya enggak kan. aku juga sebenernya gitu. aku dulu mah, peduli amat. tapi sekarang sudah berubah. aku udah gak "satu sekolah lagi" sama kalian. aku pengen dapet maaf.ya mungkin emang susah. apa lagi dengan begitu aku harus hubungin kalian. satu persatu. tapi ninggalin gengsi itu gak mudah kalo udah mendarah daging.
bener kata temen ku. harusnya gengsi itu jangan di junjung tinggi. bagus si saat keadaan tertentu. tapi, kalo gini caranya enggak. dan emang susah banget buat ngilangin hal itu. tapi, aku kudu dan harus. ha~ gimana cara mulainya kalo kayak gini coba?
maaf kalo kalian jadi benci sama aku. aku terpaksa melakukan hal itu. iya. AKU TERPAKSA. aku gak pernah minat dan mau. tapi, aku harus ngelakuin. itu sebuah tuntutan yang mau gak mau harus aku lakuin. itu tanggung jawab besar. harusnya aku gak terpaksa buat hal itu. aku gak terpaksa untuk menerima. aku terpaksa jadi orang yang berbeda. mebuat tameng yang tebal biar gak ada yang bisa nembus. sedikit pun.
dan itu lah yang aku lakukan. aku ini bukan yang kalian pikirin. aku juga takut. takut di benci karena hal itu. aku pikir harusnya kalian ngerti kondisi yang mengharuskan aku seperti itu. menjaga hati. aku tak sepenuhnya berhasil. tapi setidaknya aku berusaha. maaf, aku mohon maaf kan aku. maaf, aku tau. mungkin gak mudah buat maafin aku. tapi aku mohon, sedikit saja.
aku merasa, hidup ini itu gak akan lama. apa lagi hidupku yang bisa di ibarat kan semur jagung. maaf, aku mohon banget.
Kamis, 08 Agustus 2013
Minggu, 04 Agustus 2013
Masih Kamu Kah ?
kamu tau,,
nafas ini masih sering terhenti saat tau kamu baik-baik.
mengurai rasa lega yang tersimpan.
Aku kira,, semua udah berubah.
rasa, kasih sayang, persahabatan.
ku kira sudah tak ada bekasnya lagi.
dan itu semua nihil,,
dalam hati kecil ini, aku masih sering mengurai mimpi.
keinginan, dan harapan.
bahwa kau masih peduli,
masih berkata bahwa, aku ada disini.
dan itu hanya hayalan,
Yang jadi kenyatan adalah kau sudah pergi.
dan aku disini masih berharap akan mu
dan itu semua menghilang.
Yang masih nyata adalah sebuah kenangan yang tersimpan rapat
bahwa kau masih, tetap dirimu.
walau persahahabatan tlah luntur
nafas ini masih sering terhenti saat tau kamu baik-baik.
mengurai rasa lega yang tersimpan.
Aku kira,, semua udah berubah.
rasa, kasih sayang, persahabatan.
ku kira sudah tak ada bekasnya lagi.
dan itu semua nihil,,
dalam hati kecil ini, aku masih sering mengurai mimpi.
keinginan, dan harapan.
bahwa kau masih peduli,
masih berkata bahwa, aku ada disini.
dan itu hanya hayalan,
Yang jadi kenyatan adalah kau sudah pergi.
dan aku disini masih berharap akan mu
dan itu semua menghilang.
Yang masih nyata adalah sebuah kenangan yang tersimpan rapat
bahwa kau masih, tetap dirimu.
walau persahahabatan tlah luntur
Langganan:
Postingan (Atom)