Selasa, 11 Maret 2014

tidak apa-apa

yang aku simpan di hati ini adalah kepercayaan bahwa kau akan datang. menemaniku.
entah itu kapan, aku tak pernah tau. tapi, aku pun tak memaksa. biarkan hati in terus menanti.
mungkin sakit. mungkin perih. dan inilah penantian.
aku takkan menangis. sudah cukup rasanya.
air mata ini kering. yang menangis hati. dan lebih tersayat.
tidak apa-apa. semua ini akan membuat ku lebih kuat lagi.
lebih tegar lagi. bahkan mungkin jika kau benar-benar akan pergi.
dan menghilang, selamanya :')

Kamis, 08 Agustus 2013

Membenci Ku?

sebenarnya, aku sudah tau lama.
bahwa, aku dibenci.

tapi,, aku gak pernah mengaharapkan hal itu.
ya ammpuun, siapa si yg mau di benci sama temen kalian sendiri? pastinya enggak kan. aku juga sebenernya gitu. aku dulu mah, peduli amat. tapi sekarang sudah berubah. aku udah gak "satu sekolah lagi" sama kalian. aku pengen dapet maaf.ya mungkin emang susah. apa lagi dengan begitu aku harus hubungin kalian. satu persatu. tapi ninggalin gengsi itu gak mudah kalo udah mendarah daging.

bener kata temen ku. harusnya gengsi itu jangan di junjung tinggi. bagus si saat keadaan tertentu. tapi, kalo gini caranya enggak. dan emang susah banget buat ngilangin hal itu. tapi, aku kudu dan harus. ha~ gimana cara mulainya kalo kayak gini coba?

maaf kalo kalian jadi benci sama aku. aku terpaksa melakukan hal itu. iya. AKU TERPAKSA. aku gak pernah minat dan mau. tapi, aku harus ngelakuin. itu sebuah tuntutan yang mau gak mau harus aku lakuin. itu tanggung jawab besar. harusnya aku gak terpaksa buat hal itu. aku gak terpaksa untuk menerima. aku terpaksa jadi orang yang berbeda. mebuat tameng yang tebal biar gak ada yang bisa nembus. sedikit pun.

dan itu lah yang aku lakukan. aku ini bukan yang kalian pikirin. aku juga takut. takut di benci karena hal itu. aku pikir harusnya kalian ngerti kondisi yang mengharuskan aku seperti itu. menjaga hati. aku tak sepenuhnya berhasil. tapi setidaknya aku berusaha. maaf, aku mohon maaf kan aku. maaf, aku tau. mungkin gak mudah buat maafin aku. tapi aku mohon, sedikit saja.

aku merasa, hidup ini itu gak akan lama. apa lagi hidupku yang bisa di ibarat kan semur jagung. maaf, aku mohon banget.

Minggu, 04 Agustus 2013

Masih Kamu Kah ?

kamu tau,,
nafas ini masih sering terhenti saat tau kamu baik-baik.
mengurai rasa lega yang tersimpan.

Aku kira,, semua udah berubah.
rasa, kasih sayang, persahabatan.
ku kira sudah tak ada bekasnya lagi.
dan itu semua nihil,,

dalam hati kecil ini, aku masih sering mengurai mimpi.
keinginan, dan harapan.
bahwa kau masih peduli,
masih berkata bahwa, aku ada disini.
dan itu hanya hayalan,

Yang jadi kenyatan adalah kau sudah pergi.
dan aku disini masih berharap akan mu
dan itu semua menghilang.

Yang masih nyata adalah sebuah kenangan yang tersimpan rapat
bahwa kau masih, tetap dirimu.
walau persahahabatan tlah luntur

Rabu, 03 Juli 2013

Aku Cuma Gak Mau Kamu Pergi

aku cuma gak mau, kamu pergi. ninggalin aku sendiri kayak yang lainya pergi gitu aja. aku gak mau. tau gak sih, sakit banget pas kamu negrasa sendiri. dan di saat itu, kamu bener-bener butuh yang namanya teman. sosok yang ada di samping kamu. 

kamu tau, aku cuma gak mau kamu sama kayak yang lainya. lagi-lagi ninggalin aku gitu aja. sama kayak yang lainya bilang gak akan ninggalin aku. tapi, mereka lambat laun lupa.

hah, aku naif ya. ingin hal itu. selalu ingat. 

aku gak mau sendiri lagi. saat kamu dan siapapun pergi. aku gak mau. aku terlalu takut sendiri. aku gak mau kehilangan kamu. yang nemenin aku pas tengah malam. siapa lagi klo bukan kamu?

sendiri itu mencekam ku,.

Rabu, 19 Juni 2013

Cinta itu Jahat ???

kadang, cinta itu memang jahat.
cinta sering menyita waktu ku tanpa bisa ku hentikan. cinta pernah membuat ku terlena dan menangis
cinta itu jahat,
karna cinta sering membuatku lupa diri, terlalu asik menikmati cinta yang belum sempurna. 
cinta sering menghangat kan ku. membuat ku tertawa dan bahagia.
tapi cinta itu jahat,
karna, cinta membuatku tak bisa menggapainya.
cinta sering menjauh dan pergi. meninggalkan ku di sudut lorong cintanya..
cinta,, 
apakah kamu nyata? 
aku hanya sering berfikir, jika cinta itu bisa membuat orang bahagia sekaligus sakit dalam waktu bersamaan.
cinta membuat kita tersenyum, walau ia tau. cinta itu juga akan pergi dari dirinya.. .
cinta , cinta

Rabu, 14 November 2012

Damai


Bintang di angkasa kelam itu. Bulan itu. Bukankah itu kita berdua yang menyinari kelamnya angkasa raya?
Malam itu, 17 tahun umur kita. Kau dengan khidmatnya mengamati langit itu.
Kau berkata, aku lah bintangnya. Dan kau… bulanya J
Aku hanya bingung dengan penuturanmu…
Sambil tersenyum hangat, kau menatapku…
Dan kau berkata, kita saling melengkapi, kau dan aku. Aku sang rembulan yang kesepian. Dan kau bintang yang indah menemaniku dalam kelamnya langit.
Jbenarkah?”
Kau mengangguk dan kembali menghadap langit.
Aku slalu merasa nyaman bersamamu. Entah kenapa. Dan entah bagaimana, aku merasa…. Nyaman? Ya aku slalu merasa nyaman bersamamu.
Kenagan itu begitu dalam. Berkali-kali aku berusaha untuk membuang memori dirimu dalam benak ku. Setiap ku slalu berusaha untuk membuanya, ingatan itu lebih jelas lagi.
Ya, aku takkah di ijinkan untuk melupakan mu, walau aku mau. Aku hanya diijinkan untuk…
‘berdamai pada kenangan bersamamu’
Tak  mudah. Tapi tak susah. Perasaan berdamai itu yang membuat ku masih bisa melihat indahnya tebaran cahaya bintang dan terangnya cahaya rembulan.
Walau ku tau, semua itu akan berbeda
Sangat berbeda
Semua itu terasa berbeda… karnamu menghilang dalam jejak desiran malam.
Karna dirimu tak ada di sisi ku lagi. Smua itu terasa berbeda. L
Aku tak kan pernah menyesal mengenalimu. Karana dengan mengenali dirimu aku tau satu hal yang tak pernah ku temukan tanpamu…
‘kenangan itu indah, saat kau tak pernah berusaha untuk menghindar. Dan berdamai….’ 


Sabtu, 27 Oktober 2012

"puisi mimpi"

tentang mu...
yang tebus hidupku
dengan kebersamaan dirimu
terasa menjauh lagi

kau disana
mentapa desiran alunan ombak
sunyi, mengalun lembut
       "jangan tinggalkan aku" lirih sekali kau berkata
aku terperosok jauh.. begitu dalam
batang asap itu
jejak luka tubuh itu

getar hatiku...
sesak.. apakah tanpaku...
tatapanmu meredup dalam?

peluk tangan mu.. dingin sekali
aku takut hilang mu.. pilu
erat lagi..
      "tak akan" gelengkan kepala... ya, tak akan
sepersekian detik..
kau rengkuh aku, seakan aku energi
energi hidup mu
sumber kekuatanmu
                       
                      aku pun mengerti
                  ... kau dan aku potongan hati bersatu...